Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah kau raih,
namun kegagalan yang telah kau hadapi,
dan keberanian yang membuat kau tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi.
Apa yang kau raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang kau lakukan terus menerus.
Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja.
Bila kau yakin pada tujuan dan jalan mu,
maka kau harus memiliki ketekunan untuk berusaha.
Ketekunan adalah kemampuan mu untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan.
Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai,
gelombang dan batu karang.
Yang memisahkan kau dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang.
Disitulah tanda kesejatian teruji.
Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan.
Hakikat diri mu adalah berkarya menemukan kebahagiaan.
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang.
Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan.
Keringat dan kepayahan.
Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan.
Bila kau terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan,
kau bisa lupa dari keharusan untuk berupaya.
Namun bila kau terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha,
kau akan menyerap energi kekuatan,
keberanian dan kesabaran.
Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan.
Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu.
Berusahalah terus!
Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti.
Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian mu.
Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar,
tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang,
hingga pekerjaannya menjadi karya besar.
Apapun yang kau lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati.
Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran.
kau perlu bertindak dengan kelembutan hati.
Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri.
Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain.
Hanya bila kau melakukannya dengan kebaikan hati,
siapapun rela berkorban untuk keberhasilan mu.
Seorang bijak berujar,
“Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan,
tetaplah membidik.
Bidiklah dengan seluruh hatimu.”
Semua tindakan mu bagaikan bumerang yang akan kembali pada dirimu.
Bila kau melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan mu.
Namun, bila kau ceroboh melemparkannya,
ia akan datang untuk melukai mu.
Renungkan bagaimana tindakan mu sekarang ini.
Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang.
Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang kau lakukan.
Selasa, 07 Desember 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar