Cinta itu seperti kupu-kupu.
Tambah dikejar, tambah lari.
Tapi kalau dibiarkan terbang,,
dia akan datang disaat kamu tidak mengharapkannya...
Cinta dapat membuat kita bahagia tapi sering juga bikin sedih,,
tapi cinta baru berharga kalau diberikan
kepada seseorang yang menghargainya...
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang...
Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu
menjadi dirimu sendiri...
Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli...
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada.
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang
kalau hal itu akan menghancurkan hatinya..
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya berbohong..
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain
adalah membiarkannya jatuh cinta,,
sementara kamu tidak berniat untuk menangkapnya…
Cinta bukan “Ini salah kamu”,tapi “Maafkan aku”..
Bukan “Kamu dimana sih?”,tapi “Aku disini”..
Bukan “Gimana sih kamu?”,tapi “Aku ngerti kok”..
Bukan “Coba kamu gak kayak gini”,tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”..
Cinta itu ketulusan untuk melihat,,
ketulusan untuk mendengar,,
ketulusan untuk merasakan....
Ketika kita merasakan:
Kesedihan dan kerinduan yang hanya terasa selama yang kita inginkan
dan menyayat sedalam yang kita ijinkan..
Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan
dan kerinduan itu, tapi bagaimana belajar darinya..
Sabtu, 11 Desember 2010
Selasa, 07 Desember 2010
Masalah itu Tantangan Tuk Maju
Keberhasilan tidak diukur dengan apa yang telah kau raih,
namun kegagalan yang telah kau hadapi,
dan keberanian yang membuat kau tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi.
Apa yang kau raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang kau lakukan terus menerus.
Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja.
Bila kau yakin pada tujuan dan jalan mu,
maka kau harus memiliki ketekunan untuk berusaha.
Ketekunan adalah kemampuan mu untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan.
Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai,
gelombang dan batu karang.
Yang memisahkan kau dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang.
Disitulah tanda kesejatian teruji.
Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan.
Hakikat diri mu adalah berkarya menemukan kebahagiaan.
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang.
Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan.
Keringat dan kepayahan.
Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan.
Bila kau terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan,
kau bisa lupa dari keharusan untuk berupaya.
Namun bila kau terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha,
kau akan menyerap energi kekuatan,
keberanian dan kesabaran.
Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan.
Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu.
Berusahalah terus!
Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti.
Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian mu.
Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar,
tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang,
hingga pekerjaannya menjadi karya besar.
Apapun yang kau lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati.
Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran.
kau perlu bertindak dengan kelembutan hati.
Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri.
Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain.
Hanya bila kau melakukannya dengan kebaikan hati,
siapapun rela berkorban untuk keberhasilan mu.
Seorang bijak berujar,
“Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan,
tetaplah membidik.
Bidiklah dengan seluruh hatimu.”
Semua tindakan mu bagaikan bumerang yang akan kembali pada dirimu.
Bila kau melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan mu.
Namun, bila kau ceroboh melemparkannya,
ia akan datang untuk melukai mu.
Renungkan bagaimana tindakan mu sekarang ini.
Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang.
Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang kau lakukan.
namun kegagalan yang telah kau hadapi,
dan keberanian yang membuat kau tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi.
Apa yang kau raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang kau lakukan terus menerus.
Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja.
Bila kau yakin pada tujuan dan jalan mu,
maka kau harus memiliki ketekunan untuk berusaha.
Ketekunan adalah kemampuan mu untuk bertahan di tengah tekanan yang dan kesulitan.
Jangan hanya berhenti pada langkah pertama!
Yang memisahkan perahu dengan pantai harapan adalah topan badai,
gelombang dan batu karang.
Yang memisahkan kau dengan keberhasilan adalah masalah yang menantang.
Disitulah tanda kesejatian teruji.
Hakikatnya perahu adalah berlayar menembus segala rintangan.
Hakikat diri mu adalah berkarya menemukan kebahagiaan.
Jangan terkecoh dengan keberhasilan seseorang.
Di balik kejayaan selalu ada jalan panjang yang berisikan catatan perjuangan dan pengorbanan.
Keringat dan kepayahan.
Tak ada jalan pintas untuk sebuah kesuksesan.
Bila kau terpesona pada kenyamanan yang diberikan oleh kesuksesan,
kau bisa lupa dari keharusan untuk berupaya.
Namun bila kau terkagum pada ketegaran seseoarang dalam berusaha,
kau akan menyerap energi kekuatan,
keberanian dan kesabaran.
Tak ada harga diskon untuk sebuah keberhasilan.
Ada harga yang harus dibayar untuk meraih keberhasilan itu.
Berusahalah terus!
Mulailah dengan hal kecil, dan jangan berhenti.
Bertumbuhlah, belajarlah, dan kembangkan pencapaian mu.
Sukses bukan dicapai oleh orang yang memulai dengan hal yang besar,
tetapi oleh orang yang memelihara momentumnya dalam waktu yang cukup panjang,
hingga pekerjaannya menjadi karya besar.
Apapun yang kau lakukan, lakukanlah dengan kebaikan hati.
Keberhasilan bukan semata-mata karena kekuatan otot dan ketajaman pikiran.
kau perlu bertindak dengan kelembutan hati.
Sukses tidak selalu dibangun di atas upaya sendiri.
Di balik semua pencapaian terselip pengorbanan orang lain.
Hanya bila kau melakukannya dengan kebaikan hati,
siapapun rela berkorban untuk keberhasilan mu.
Seorang bijak berujar,
“Bila busur anda patah dan anak panah penghabisan telah dilontarkan,
tetaplah membidik.
Bidiklah dengan seluruh hatimu.”
Semua tindakan mu bagaikan bumerang yang akan kembali pada dirimu.
Bila kau melempar dengan baik, ia akan kembali dalam tangkapan mu.
Namun, bila kau ceroboh melemparkannya,
ia akan datang untuk melukai mu.
Renungkan bagaimana tindakan mu sekarang ini.
Lakukan segala semuanya dengan tulus dan penuh kasih sayang.
Tiada yang lebih manis daripada memetik buah atas kebaikan yang kau lakukan.
Senin, 06 Desember 2010
10 Amanat Anak kepada Bunda dan Ayah
- Tanganku kecil,
tolong jangan terlalu perfek ketika aku sedang merapihkan tempat tidurku,
menggambar atau melempar bola.
Kakiku sangat pendek tolong jangan terlalu cepat kalau sedang
berjalan supaya aku dapat berjalan bersama ayah dan bunda.
- Mataku tidak seperti mata bunda dan ayah.
Aku belum melihat semua hal di dunia ini,
beri aku kesempatan untuk dapat menjelajah dunia ini dengan
aman dan jangan larang aku kalau tidak perlu sekali.
- Aku tahu ada banyak pekerjaan di rumah dan di kantor
yang harus bunda dan ayah kerjakan.
Aku tidak akan lama menjadi anak kecil tolong berikan aku waktu
dan perhatian untuk menjelaskan tentang dunia yang indah ini dan lakukanlah
dengan sepenuh hati.
- Perasaanku lembut.
Perlakukan aku sebagaimana bunda dan ayah ingin
diperlakukan oleh orang lain.
Jangan marah padaku sepanjang hari.
Aku ingin bunda dan ayah sensitive dengan kebutuhanku.
- Aku adalah hadiah special dari Allah SWT untuk bunda dan ayah.
Perlakukan aku sesuai dengan kehendak Allah SWT, arahkan,
bimbing dan siapkan diriku untuk dapat menghadapi masa depanku
yang tidak sama dengan zamanmu.
Beri aku aturan,
penghargaan dan juga konsekuensi
(bukan hukuman yang tanpa penjelasan yang membuat aku dendam)
atas perbuatanku yang salah sehingga aku mengerti mana yang benar
dan mana yang salah.
- Aku membutuhkan dukungan dan dorongan bunda dan ayah untuk tumbuh
dan berkembang optimal bukan hanya kritikan.
Bunda dan ayah dapat mengkritik perbuatanku tanpa harus membenci aku.
- Berikan aku kesempatan berlatih mengambil keputusan untuk diriku sendiri.
Ijinkan aku untuk mengalami kegagalan atau berbuat kesalahan sehingga
aku dapat belajar dari kegagalan dan kesalahanku.
Bantu aku untuk mengatasi kegagalan dan memperbaiki kesalahan sehingga
di masa depan aku siap mengambil keputusan yang tepat untuk hidupku.
- Jangan melakukan semuanya untukku karena aku akan merasa bahwa
apa yang aku lakukan tidak memenuhi standar atau harapan bunda dan ayah.
Tolong jangan bandingkan aku dengan anak lain atau dengan saudara kandungku.
Aku tahu ini memang berat untuk bunda dan ayah.
- Jangan takut untuk meninggalkan aku jika memang bunda dan ayah perlu pergi berdua.
Anak-anak juga butuh liburan tanpa bunda dan ayah sama seperti
bunda dan ayah membutuhkan liburan tanpa anak-anaknya.
- Bawalah aku ke masjid secara rutin,
berikan aku contoh bagaimana menjadi muslim yang baik.
Aku ingin tahu lebih banyak tentang Allah SWT dan Rasul NYAMinggu, 05 Desember 2010
December2010
Setiap hari..
Setiap Jam..
Setiap Detik..
Setiap Menit..
Selalu Denganmu..
CiibunciitJeyeqBaukacemGagpelnahmandiicimilikityuiluil..
saia selalu thayang buncit..
Setiap Jam..
Setiap Detik..
Setiap Menit..
Selalu Denganmu..
CiibunciitJeyeqBaukacemGagpelnahmandiicimilikityuiluil..
saia selalu thayang buncit..
Jumat, 03 Desember 2010
Like it..
| BARBIE'S BEGINNING The year: 1959. The place: The New York Toy Show. The Barbie Doll Debut………. And the rest is History. The Creators: This story takes place in the 1930's. It's a story that starts out sounding like one we've all heard before. In the mid 1940's, the young ambitious duo Ruth and Elliot Handler, owned a company that made wooden picture frames. Elliot and his partner Harold Mattson built the samples and Ruth was in charge of marketing them. Elliot began to use the scraps of wood from picture frames to make doll furniture. This was the beginning of their toy business. It was in 1945 that Ruth and Elliot Handler joined with their close friend Harold Mattson to form a company that would be known for the most famous and successful doll ever created. This company would be named Mattel, MATT for Mattson, and EL for Elliot. Mattel continued to grow from a very profitable business into a corporate giant. In the mid 1950's, while visiting Switzerland, Ruth Handler purchased a German Lilli doll. Lilli was a shapely, pretty fashion doll first made in 1955. She was originally fashioned after a famous cartoon character in the West German Newsletter, Bild. Lilli was made of hard plastic with molded on shoes and earrings. She was available in 11 ½" or 7" in heights. Her hair was long and pulled back into a ponytail. There was a large wardrobe available for this doll. Lilli is the doll that would inspire Ruth Handler to design the Barbie doll. Ruth knew what she wanted Barbie to look like. With the help of her technicians and engineers at Mattel, Barbie was born. Ruth then hired Charlotte Johnson, a fashion designer, to create Barbies wardrobe. It was in 1958 that the patent for Barbie was obtained. This would be a fashion doll unlike any of her time. She would be long limbed, shapely and beautiful, all of this and only 11 ½" tall. Paper fashion dolls of the times would give way to a three dimensional beauty with a wardrobe of unsurpassed quality. Ruth and Elliot would name their new fashion doll after their own daughter, Barbie. Barbie dolls' soon to be boyfriend Ken, would be named after their son Ken. In 1959, Barbie doll would make her way to the New York Toy Show and receive a cool reception from the toy buyers. She would be viewed as risky to buyers since she was not the typical style selling baby doll of the times. Upon seeing Barbie on store shelves, the public decided differently. By 1960, the mood would change and the orders started pouring in to Mattel. It took several years for Mattel to catch up with the demand for Barbie. Within ten years, the public purchased $500 million worth of Barbie products. Barbie has undergone a lot of changes over the years and has managed to keep up with current trends in hairstyles, makeup and clothing. She is a reflection of the history of fashion since her introduction to the toy market. Barbie has a universal appeal and collectors both young and old enjoy time spent and memories made with their dolls. |
Langganan:
Postingan (Atom)

